Tugas Terstruktur 10

 Iqbal Anwar Al Azis 

AE26 

Bringing innovation to life through machines and creativity.

41324010028 

TUGAS TERSTRUKTUR 10

Strategi Kolaborasi dan Legalitas Usaha

Nama Mahasiswa: Iqbal Anwar Al Azis
Mata Kuliah: Kewirausahaan


BAGIAN I: PENETAPAN IDE BISNIS DAN ASPEK LEGALITAS (60%)

1. Penetapan Ide Bisnis

Ide Bisnis:
Katering Makanan Sehat “SehatRasa”

Deskripsi Singkat Ide Bisnis (≤100 kata):
SehatRasa adalah usaha katering makanan sehat berbasis langganan mingguan yang menyediakan menu rendah gula, rendah minyak, dan seimbang gizi. Produk ditujukan bagi masyarakat urban yang peduli kesehatan namun memiliki keterbatasan waktu untuk memasak sendiri. Sistem pemesanan dilakukan secara daring dengan pengantaran terjadwal.

Target Pasar Utama:
Karyawan kantoran, mahasiswa, dan keluarga muda usia 20–45 tahun yang peduli pola makan sehat.


2. Analisis Bentuk Badan Usaha

Aspek PertimbanganBentuk Badan Usaha PilihanAlasan Pemilihan
Pilihan Bentuk UsahaPerseroan Terbatas (PT)Cocok untuk usaha yang direncanakan berkembang dan profesional
Pertimbangan Tanggung Jawab HukumTanggung jawab terbatasAset pribadi pemilik terlindungi dari risiko usaha
Pertimbangan Permodalan & InvestasiMudah menarik investorStruktur PT memudahkan penambahan modal dan kerjasama
Pertimbangan PerpajakanPPh Badan & PPN (jika memenuhi syarat)Lebih tertib dan kredibel dalam kewajiban pajak

Kesimpulan:
Untuk tahap awal dapat dimulai sebagai usaha perseorangan, dan dalam 3 tahun ke depan ditingkatkan menjadi PT guna mendukung ekspansi dan investasi.


3. Rencana Perizinan Berusaha

Dokumen Legalitas Utama:

  • NIB (Nomor Induk Berusaha): Ya (Wajib)

  • NPWP Perusahaan: Ya (Wajib)

  • Akta Notaris & Pengesahan Kemenkumham: Diperlukan saat berbentuk PT sebagai dasar hukum pendirian usaha

Izin Operasional Khusus (Berbasis Risiko):

  • PIRT (Produksi Pangan Industri Rumah Tangga)

  • Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi

Kategori Risiko Usaha:
Risiko Menengah → Memerlukan verifikasi dan sertifikasi standar sebelum beroperasi penuh.

Dampak pada Perizinan:
Proses izin dilakukan melalui sistem OSS Berbasis Risiko dengan pemenuhan standar keamanan pangan.


4. Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

Aset IntelektualJenis HKIStrategi Perlindungan
Nama & Logo “SehatRasa”MerekPendaftaran merek di DJKI
Slogan UsahaHak CiptaDicatat sebagai bagian merek
Resep & Formula MenuRahasia DagangNDA karyawan & kebijakan internal

BAGIAN II: STRATEGI KOLABORASI DAN ETIKA USAHA (40%)

5. Strategi Kolaborasi (Kemitraan)

Calon Mitra Strategis:
Influencer kesehatan dan fitness (nutrisionis atau pelatih kebugaran).

Tujuan Kolaborasi:
Meningkatkan jangkauan pasar dan kepercayaan konsumen.

Aspek KemitraanDeskripsi Rancangan
Kontribusi MitraPromosi produk melalui media sosial dan testimoni
Kontribusi BisnisFee promosi atau komisi penjualan
Aspek Legal KontrakMoU berisi jangka waktu, hak & kewajiban, klausul kerahasiaan, dan penyelesaian sengketa

6. Penerapan Etika dan CSR

Nama Inisiatif CSR:
“Sehat Bersama Komunitas”

Area Fokus:
Komunitas/Sosial

Mekanisme Pelaksanaan:
Menyumbangkan 5% keuntungan bulanan untuk paket makanan sehat bagi panti asuhan atau warga kurang mampu.

Hubungan dengan Etika Bisnis:
Inisiatif ini mencerminkan prinsip keadilan dan tanggung jawab sosial, serta komitmen usaha untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.


KESIMPULAN

Strategi legalitas dan kolaborasi yang dirancang pada usaha SehatRasa bertujuan menciptakan bisnis yang legal, etis, dan berkelanjutan. Dengan bentuk badan usaha yang tepat, perizinan lengkap, perlindungan HKI, serta kemitraan strategis dan CSR, usaha memiliki fondasi kuat untuk berkembang dalam jangka panjang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skill Wajib Entrepreneur 2024: Kompetensi Teknis dan Soft Skill yang Harus Dikuasai

tugas terstruktur 02