Tugas Terstruktur 13

 Iqbal Anwar Al Azis 

AE26

Bringing innovation to life through machines and creativity.

41324010028

BLUEPRINTING THE ENTREPRENEURIAL CAMPUS

Rencana Strategis Pengembangan Wirausaha Mahasiswa


**BAB I

ANALISIS SITUASI (ENVIRONMENTAL SCANNING)**

1.1 Potensi Unik Kampus

Kampus memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kewirausahaan karena:

  • Memiliki sumber daya intelektual (dosen lintas disiplin)

  • Populasi mahasiswa sebagai talent pool inovatif

  • Jaringan eksternal (alumni, mitra industri, pemerintah)

Karakteristik kampus (dapat disesuaikan):

  • Program studi beragam (Ekonomi, Teknik, Pendidikan, Sastra, dll.)

  • Fokus pengembangan wirausaha berbasis lokal & teknologi sederhana

  • Mahasiswa memiliki kreativitas tinggi tetapi minim eksekusi bisnis

👉 Arah fokus kewirausahaan kampus:
“Student-based Sustainable Entrepreneurship”
(Wirausaha mahasiswa berbasis potensi lokal, teknologi tepat guna, dan keberlanjutan)


1.2 Analisis SWOT Ekosistem Wirausaha Kampus

AspekUraian
StrengthSDM dosen kompeten, mahasiswa kreatif, fleksibilitas akademik
WeaknessMinim pendanaan, belum ada inkubator terstruktur
OpportunityProgram MBKM, hibah pemerintah, tren startup mahasiswa
ThreatRendahnya konsistensi program, pergantian kepengurusan

Kesimpulan Bab I:
Kampus memiliki modal sosial dan intelektual kuat, namun membutuhkan struktur program terintegrasi agar potensi kewirausahaan tidak berhenti di tataran ide.


**BAB II

DESAIN PROGRAM UTAMA**

Program dirancang dalam 3 tahap berkelanjutan:
Inisiasi → Fasilitasi → Akselerasi


2.1 Tahap Inisiasi (Ide & Motivasi)

Tujuan:
Menumbuhkan entrepreneurial mindset mahasiswa lintas prodi.

Program Utama:

  1. Seminar “Mindset Wirausaha Mahasiswa”

  2. Talkshow Alumni Entrepreneur

  3. Kompetisi Ide Bisnis Tingkat Prodi

Output:

  • Mahasiswa memiliki ide bisnis awal

  • Database ide bisnis kampus


2.2 Tahap Fasilitasi (Pembelajaran Terstruktur)

Tujuan:
Mengubah ide menjadi rencana bisnis layak.

Kurikulum Kewirausahaan (Konversi SKS – MBKM):

  • Dasar Kewirausahaan

  • Business Model Canvas

  • Digital Marketing

  • Keuangan UMKM

  • Etika & Bisnis Berkelanjutan

Skema:

  • Setara 20 SKS MBKM

  • Team-based learning (lintas prodi)

Output:

  • Proposal bisnis

  • Prototipe produk/jasa


2.3 Tahap Akselerasi (Inkubasi & Hilirisasi)

Tujuan:
Melahirkan bisnis mahasiswa yang benar-benar berjalan.

Program:

  • Pembentukan Inkubator Bisnis Kampus

  • Mentoring oleh dosen & praktisi

  • Klinik legalitas (NIB, PIRT, Halal)

Output:

  • Startup mahasiswa aktif

  • Produk siap pasar


**BAB III

STRATEGI KEMITRAAN & PENDANAAN**

3.1 Strategi Kemitraan

MitraPeran
AlumniMentor & investor awal
PerbankanEdukasi & pembiayaan
Dinas UMKMLegalitas & pelatihan
IndustriHilirisasi produk

3.2 Mekanisme Pendanaan

Karena kampus tidak memiliki modal besar, pendanaan difokuskan pada:

  • Optimalisasi ruang kelas kosong → co-working space

  • Hibah internal mikro (Rp2–5 juta/startup)

  • Dana kompetisi ide bisnis

  • Skema revolving fund

Prinsip:
👉 Kampus sebagai enabler, bukan investor utama.


**BAB IV

ROADMAP & KEY PERFORMANCE INDICATORS (KPI)**

4.1 Roadmap 1 Tahun Akademik

BulanAktivitas
1–2Sosialisasi & seminar
3–4Kompetisi ide bisnis
5–7Pembelajaran MBKM
8–10Inkubasi
11–12Demo Day & evaluasi

4.2 Key Performance Indicators (KPI)

IndikatorTarget
Ide bisnis terkumpul≥50 ide
Startup terbentuk≥10
Produk legal≥5
Mahasiswa terlibat≥100

FLOWCHART PROGRAM (WAJIB VISUALISASI)

Mahasiswa ↓ Seminar & Kompetisi Ide ↓ Seleksi Ide Bisnis ↓ Kurikulum MBKM Kewirausahaan ↓ Inkubasi & Mentoring ↓ Legalitas & Prototipe ↓ Startup Mahasiswa Mandiri

JAWABAN PERTANYAAN PEMANDU

1. Jika kampus minim modal, sumber daya apa yang dimanfaatkan?

  • Keahlian dosen

  • Ruang kampus

  • Jaringan alumni

  • Kolaborasi eksternal

2. Bagaimana menjamin keberlanjutan program?

  • Masuk dalam Renstra Kampus

  • Dikelola unit resmi (Inkubator Kampus)

  • SOP & dokumentasi program

3. Bagaimana menarik mahasiswa non-ekonomi?

  • Tim lintas prodi

  • Peran sesuai keahlian (teknik = produk, sastra = branding)

  • Pengakuan SKS MBKM


KESIMPULAN

Blueprint ini dirancang realistis, berkelanjutan, dan adaptif, dengan fokus pada:

  • Pengembangan SDM mahasiswa

  • Optimalisasi sumber daya kampus

  • Dampak ekonomi nyata

Kampus tidak hanya meluluskan sarjana, tetapi pencipta lapangan kerja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skill Wajib Entrepreneur 2024: Kompetensi Teknis dan Soft Skill yang Harus Dikuasai

tugas terstruktur 02

Tugas Terstruktur 10