Tugas Terstruktur 14
Iqbal Anwar Al Azis
AE 26
Bringing innovation to life through machines and creativity.
41324010028
Scale-Up Blueprints untuk Usaha Berjalan
Studi Kasus: UMKM “Kopi Nusantara”
Bagian I: Analisis Kesiapan (Audit Pertumbuhan)
1. Profil Bisnis
Nama Usaha: Kopi Nusantara
Bidang Usaha: Food & Beverage (Kopi Susu Kekinian)
Tahun Berdiri: 2023
Model Bisnis: B2C (penjualan langsung & delivery online)
Lokasi Operasional: Kota X
Produk Utama: Kopi susu gula aren, kopi latte, dan varian non-kopi
Target Pasar: Mahasiswa dan pekerja muda usia 18–35 tahun
Posisi dalam Siklus Hidup Bisnis (Model Churchill & Lewis):
Usaha Kopi Nusantara berada pada tahap Success – Growth, ditandai dengan:
-
Produk sudah stabil dan konsisten
-
Memiliki pelanggan rutin
-
Pendapatan bulanan relatif tetap
-
Tantangan utama adalah kapasitas dan sistem, bukan permintaan pasar
2. Bukti Product-Market Fit (PMF)
Indikator Product-Market Fit yang dimiliki:
| Indikator | Data |
|---|---|
| Penjualan rata-rata | ± 2.500 cup/bulan |
| Repeat order | ± 45% pelanggan kembali membeli |
| Rating marketplace | 4,7/5 (GrabFood & GoFood) |
| Testimoni | Mayoritas menyebut “rasa konsisten” dan “harga terjangkau” |
Kesimpulan PMF:
Produk telah diterima pasar dengan baik. Permintaan meningkat terutama pada jam sibuk dan akhir pekan.
3. Bottleneck Analysis (Hambatan Pertumbuhan)
Beberapa hambatan utama yang menghalangi scale-up:
-
Produksi
-
Semua proses masih manual
-
Kapasitas maksimal hanya ±120 cup/hari
-
-
SDM
-
Pemilik merangkap sebagai barista dan admin
-
Tidak ada manajer operasional
-
-
Pemasaran
-
Promosi hanya mengandalkan diskon aplikasi
-
Belum ada strategi digital marketing jangka panjang
-
-
Sistem
-
Pencatatan keuangan masih manual
-
Tidak ada database pelanggan
-
Bagian II: Strategi Scale-Up Operasional
1. Standardisasi & Otomatisasi
a. Standard Operating Procedure (SOP)
SOP akan disusun untuk:
-
Proses pembuatan minuman
-
Pelayanan pelanggan
-
Pembukaan & penutupan outlet
-
Quality control bahan baku
b. Teknologi Pendukung
| Proses | Solusi Teknologi |
|---|---|
| Penjualan | POS Digital (Moka / Majoo) |
| Keuangan | Software akuntansi sederhana |
| Pelanggan | CRM sederhana (database pelanggan) |
| Stok | Sistem inventori digital |
2. Rencana SDM
Untuk mendukung scale-up, diperlukan 3 posisi kunci:
-
Manajer Operasional
-
Mengelola SOP, jadwal, dan kualitas produk
-
-
Digital Marketing Specialist
-
Mengelola media sosial, iklan digital, dan konten branding
-
-
Barista Senior
-
Menjaga konsistensi rasa dan melatih barista baru
-
Bagian III: Strategi Pasar & Pendanaan
1. Strategi Ekspansi
Strategi yang dipilih: Ekspansi Geografis
Tahapan ekspansi:
-
Tahun 1: Menambah 1 outlet baru di area kampus lain
-
Menggunakan konsep outlet kecil (take away only) untuk menekan biaya
2. Rencana Pendanaan
Kebutuhan Modal Scale-Up
| Kebutuhan | Estimasi Biaya |
|---|---|
| Mesin kopi tambahan | Rp25.000.000 |
| Renovasi outlet kecil | Rp20.000.000 |
| Sistem digital | Rp5.000.000 |
| Modal kerja | Rp15.000.000 |
| Total | Rp65.000.000 |
Sumber Pendanaan:
-
40% dari laba ditahan
-
60% dari pinjaman bank UMKM / KUR
Bagian IV: Metrik Pertumbuhan (Growth Dashboard)
1. North Star Metric
Monthly Active Customers (MAC)
Target 12 bulan:
➡️ dari 600 pelanggan aktif menjadi 1.500 pelanggan aktif/bulan
2. Target Unit Economics
| Metrik | Saat Ini | Target 12 Bulan |
|---|---|---|
| CAC | Rp25.000 | Rp18.000 |
| LTV | Rp180.000 | Rp300.000 |
| Margin bersih | 18% | 25% |
Strategi peningkatan LTV:
-
Program loyalty
-
Bundling produk
-
Upselling ukuran minuman
3. Burn Rate & Runway
-
Burn rate bulanan: ± Rp5.000.000
-
Modal tambahan: Rp40.000.000
-
Runway: ± 8 bulan
Artinya, bisnis masih aman untuk melakukan eksperimen pemasaran dan ekspansi.
Kesimpulan
Kopi Nusantara siap melakukan scale-up karena telah memiliki:
-
Product-Market Fit yang jelas
-
Permintaan pasar yang stabil
-
Strategi ekspansi yang realistis
Fokus utama scale-up adalah perbaikan sistem, SDM, dan otomatisasi, bukan sekadar membuka cabang. Dengan strategi yang terukur dan penggunaan metrik yang tepat, usaha ini berpotensi tumbuh berkelanjutan tanpa kehilangan efisiensi.
Komentar
Posting Komentar